Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Pemeriksaan fisik terhadap sejumlah proyek infrastruktur pedesaan dilakukan di Dusun Moton Bulian, Desa Sebandut, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (17/1/2026).
Tim teknis bersama aparat kewilayahan setempat menyisir lokasi pembangunan box culvert dan saluran drainase guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar.
Pengawasan lapangan ini melibatkan personel Babinsa setempat, Sertu Herkules, yang mendampingi tim evaluasi.
Fokus utama inspeksi adalah mencocokkan dimensi struktur dan kualitas material di lapangan dengan spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Baca Juga: Kerugian Capai Rp20 Miliar, Pemkab Bengkayang Lakukan Inventarisasi Aset Pasar Seluas
Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah potensi pengurangan kualitas yang dapat menyebabkan bangunan cepat rusak.
Infrastruktur drainase dan box culvert di wilayah tersebut memegang peranan vital, terutama sebagai pengendali debit air saat musim penghujan dan penunjang akses jalan antar-dusun.
Jika kualitas bangunan tidak sesuai standar, mobilitas warga dan ketahanan jalan desa terancam terganggu.
Proses monitoring ini menekankan pada aspek transparansi dan akuntabilitas anggaran.
Dengan adanya pengecekan fisik secara langsung, diharapkan celah penyimpangan dapat diminimalisir sehingga infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran negara tersebut memiliki daya tahan jangka panjang.
Masyarakat Desa Sebandut menyambut baik pengawasan ketat tersebut. Kualitas infrastruktur yang baik diharapkan dapat segera menunjang kelancaran aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga di wilayah Capkala.
Baca Juga: Warga Dusun Nibung Bengkayang Tolak Transmigrasi
(Mira)
















