Wabup Mempawah Tinjau Progres Smelter PT BAI

Wabup Mempawah Juli Suryadi meninjau progres smelter PT BAI di Sungai Kunyit. Ia mengajak Kades melihat langsung pembangunan SGAR Tahap II. (Dok: @diskominfomempawah)
Wabup Mempawah Juli Suryadi meninjau progres smelter PT BAI di Sungai Kunyit. Ia mengajak Kades melihat langsung pembangunan SGAR Tahap II. (Dok: @diskominfomempawah)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, meninjau langsung kawasan industri PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kamis (15/1/2026).

Ia melaksanakan kunjungan kerja ini tepat setelah memimpin apel peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 di Terminal Kijing.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mendampingi Juli dalam agenda tersebut.

Baca Juga: Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional, Dankodaeral XII Tinjau Operasional PT BAI Mempawah

Selain itu, Juli juga mengajak perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mempawah untuk melihat langsung aktivitas di lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) itu.

Juli menjelaskan bahwa ia ingin memberikan pemahaman utuh kepada para kepala desa mengenai perkembangan pembangunan PT BAI.

Manajemen perusahaan memastikan progres konstruksi pengolahan bauksit saat ini berjalan positif.

Perusahaan bahkan tengah mempersiapkan kelanjutan pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) untuk tahap kedua.

Pemerintah menilai keberadaan kilang alumina ini memegang peran vital dalam hilirisasi industri mineral nasional.

Proyek ini menghubungkan rantai pasok antara tambang bauksit di hulu dengan pabrik peleburan aluminium di hilir, guna menahan nilai tambah ekonomi agar tetap berputar di dalam negeri.

“Harapannya, pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi Kalimantan Barat secara umum dan Kabupaten Mempawah pada khususnya,” ujar Juli.

Lebih lanjut, Juli berharap PT BAI mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Ia mendorong perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan menjaga komitmen kerja sama yang berkelanjutan dengan desa-desa di lingkar tambang maupun pabrik.

Juli menekankan bahwa sinergi antara investor, pemerintah daerah, dan pemerintah desa menjadi kunci utama kemajuan wilayah.

Baca Juga: Mempawah Siaga Banjir Kiriman, Warga Khawatir Tragedi 2025 Terulang

“Dengan adanya kolaborasi yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, dan desa, diharapkan dapat tercipta dampak positif bagi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.

(*Sari)