Belajar di Masjid Terapung: Siswa TK Sukadana Praktik Shalat Dhuha dan Maknai Isra Mi’raj

"Puluhan siswa TK Kemala Bhayangkari 11 Sukadana menjadikan Masjid Agung Oesman Al-Khair sebagai ruang belajar outing class. Simak keseruan pengenalan Isra Mi'raj sejak dini."
Puluhan siswa TK Kemala Bhayangkari 11 Sukadana menjadikan Masjid Agung Oesman Al-Khair sebagai ruang belajar outing class. Simak keseruan pengenalan Isra Mi'raj sejak dini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Masjid Agung Oesman Al-Khair di Sukadana tidak hanya berfungsi sebagai ikon wisata religi, tetapi juga menjadi laboratorium spiritual bagi generasi muda.

Puluhan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Kemala Bhayangkari 11 Sukadana memadati area masjid terapung tersebut untuk mengikuti pembelajaran luar kelas (outing class) pada Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati momentum Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Berbeda dengan pembelajaran di dalam kelas, para siswa diajak untuk mempraktikkan langsung tata cara ibadah di lingkungan masjid yang sesungguhnya.

Baca Juga: Penerapan Retribusi Air Bersih di Kayong Utara Dimulai, Pencatatan Meteran Rutin Tiap Tanggal 15

Metode Visual dan Praktik Langsung

Agenda dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para siswa yang didampingi tenaga pengajar diperkenalkan pada rutinitas ibadah sunnah, yakni Shalat Dhuha berjamaah.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk menanamkan memori positif tentang aktivitas masjid pada anak-anak yang berada dalam fase golden age (usia emas).

Selain praktik shalat, materi mengenai sejarah perjalanan Isra Mi’raj disampaikan dengan metode bercerita (storytelling) yang interaktif.