Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menilai perhelatan Silaturahmi Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) RI Tahun 2026 tingkat Kalimantan Barat sebagai momentum strategis.
Baca Juga: Musrenbang Pontianak Dimulai, Edi Kamtono Prioritaskan Infrastruktur 2026
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas wilayah antara pemerintah daerah dan Kemenag demi menjaga kerukunan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan silaturahmi di Halaman Asrama Haji Pontianak, Senin (12/1/2026).
Menurut Edi, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam memperkokoh moderasi beragama di daerah.
“Setiap kabupaten dan kota harus bersinergi dengan Kemenag. Pengalaman kami di Pontianak menunjukkan bahwa peran Kemenag sangat besar dalam membentuk karakter masyarakat, menjaga toleransi, serta menciptakan kehidupan sosial yang rukun dan damai,” ujarnya.
Edi menambahkan, kontribusi Kemenag di Kota Pontianak berdampak nyata pada sektor pembangunan manusia.
Melalui pembinaan kehidupan beragama dan pendidikan, Kemenag turut andil dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak yang kini mencapai angka 82,80, salah satu yang tertinggi di Kalimantan Barat.
“Pembangunan tidak hanya soal fisik dan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter. Di sinilah peran Kemenag menjadi sangat strategis dan harus terus diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Melalui ajang ini, Wali Kota berharap terbangun kebersamaan dan sportivitas antarpegawai Kemenag se-Kalbar.
Baca Juga: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Tunjukkan Aksi di Laga Sepak Bola APEKSI 2025
Ia menegaskan, tujuan utama kegiatan bukan sekadar mencari juara, melainkan mempererat persaudaraan untuk mewujudkan Kalbar yang harmonis.
















