“Harapan kita, setelah pembangunan ini selesai, layanan kesehatan di Kayong Utara semakin baik, lebih lengkap, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan anak dan bayi,” tambahnya.
Baca Juga: Inflasi Kalbar Desember 2025 Capai 1,85%, Kayong Utara Tertinggi
Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, menjelaskan bahwa proyek ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Ia menyebut pembangunan gedung baru ini difokuskan untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan perorangan, khususnya ruang perawatan intensif anak.
“Pembangunan ini khusus untuk ruang Perina atau perawatan anak. Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal,” jelas Kasianus.
(ra)
















