Banjir Nunukan Kalimantan Utara
Bencana banjir juga melanda Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sejak Minggu (4/1). Banjir merendam 10 desa di tiga kecamatan, yakni Sembakung, Lumbis, dan Sebuku.
Tercatat 4.461 jiwa terdampak, namun tidak ada pengungsian karena warga bertahan di rumah panggung mereka.
“Meski terdampak, tidak ada warga yang mengungsi dikarenakan rumah warga yang didesain rumah panggung sehingga air tidak masuk ke dalam rumah,” jelas laporan BNPB.
Update Banjir Bandang Sitaro
BNPB juga memperbarui data penanganan banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari terhitung mulai 5 Januari 2026. Hingga Rabu (7/1), tim SAR masih mencari tiga orang yang hilang.
“Data sementara, korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan sebanyak 16 jiwa. Enam korban meninggal sudah berhasil teridentifikasi, sementara 10 lainnya masih dalam proses,” ungkap data BNPB.
Kerusakan infrastruktur cukup masif, meliputi 7 unit rumah hanyut, 29 rusak berat, dan 112 rusak ringan. Sebanyak 682 jiwa kini berada di pengungsian.
Waspada Cuaca Ekstrem
Menutup laporannya, BNPB mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi masih tinggi hingga sepekan ke depan. Hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.
“Hingga satu pekan ke depan, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang di seluruh wilayah Tanah Air,” imbau BNPB.
(*Red)
















