Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB periode 6 Januari hingga 7 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, tren kejadian masih didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah.
Fenomena alam seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang dilaporkan terjadi di beberapa titik, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Banjir di Pesawaran Lampung
Di Provinsi Lampung, banjir merendam dua desa di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, pada Senin (5/1) malam. Sebanyak 320 unit rumah warga terdampak genangan air.
“Banjir mencapai ketinggian 70 sentimeter di Desa Mada Jaya, sementara di Desa Penengahan tinggi air kurang lebih 30 sentimeter,” tulis laporan Pusdalops BNPB.
Hingga Selasa (6/1), air dilaporkan masih menggenangi Desa Mada Jaya, sementara Desa Penengahan mulai surut. BPBD setempat tengah melakukan asesmen darurat.
Longsor di Serang Banten
Sementara itu, pergerakan tanah atau longsor terjadi di Kabupaten Serang, Banten, tepatnya di kawasan Gunung Kaupas, Kecamatan Padarincang, Selasa (6/1). Mengantisipasi longsor susulan, ratusan warga dievakuasi.
“Mengantisipasi adanya longsor susulan, BPBD segera mengungsikan 266 warga ke tempat yang lebih aman yang berada di madrasah,” bunyi laporan BPBD Kabupaten Serang.
Baca Juga: BNPB Rilis Data Bencana Awal 2026: 11 Tewas di Sitaro, Banjir Kepung Jawa hingga Kalimantan
















