“Negara hadir dan berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak. Pembangunan huntara harus dipercepat dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan akses terhadap fasilitas dasar,” pungkas Rustian.
Fokus pada Fasilitas Dasar
BNPB memastikan tidak bekerja sendirian. Pihaknya terus mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait lainnya.
Fokus utama saat ini meliputi penyediaan material, tenaga kerja, hingga pengaturan tata letak bangunan yang sesuai dengan kontur lingkungan.
Selain struktur bangunan, aspek vital seperti sanitasi, ketersediaan air bersih, jaringan listrik, dan akses layanan dasar lainnya menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan dalam proyek ini.
Pemerintah daerah setempat mengapresiasi langkah cepat BNPB. Dukungan ini dinilai sangat krusial dalam masa pemulihan pascabencana, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian tetap (huntap) berjalan.
Baca Juga: Percepat Pemulihan, BNPB dan Pemkab Agam Kebut Pembangunan Huntara dan Trauma Healing
Menutup kunjungannya, Rustian menegaskan bahwa pengawalan proses pemulihan ini merupakan mandat langsung dari kepala negara.
“Pemerintah pusat melalui BNPB akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh, termasuk memastikan percepatan pembangunan huntara berjalan tepat waktu dan tepat sasaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Rustian.
(*Red)
















