Faktakalbar.id, NASIONAL – Insiden kecelakaan laut yang melibatkan dua kapal berbendera asing di jalur pelayaran tersibuk dunia, Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Malaka dan Selat Singapura, terus menjadi sorotan publik hingga Rabu (7/1/2026).
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam akhirnya memberikan penjelasan resmi terbaru terkait peristiwa yang melibatkan kapal kargo MV CMA CGM Niagara dan kapal tunda TB Harbour Dragon tersebut.
Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, dalam keterangan terbarunya pada Selasa (6/1/2026), memastikan bahwa pihaknya telah menangani insiden ini sesuai prosedur keselamatan internasional.
Kronologi dan Penyebab Kejadian
Berdasarkan data otoritas pelabuhan, kecelakaan bermula saat TB Harbour Dragon berbendera Malaysia yang menarik tongkang Harbour Jupiter sedang melintas menuju Sibu, Sarawak.
Di jalur yang sama, MV CMA CGM Niagara, kapal peti kemas berbendera Malta, melaporkan kehilangan kendali.
“Menurut pernyataan dari pihak MV CMA CGM Niagara, kapal tersebut kehilangan kendali dan menabrak sisi lambung kiri tongkang Harbour Jupiter,” jelas Takwim Masuku.
Akibat benturan tersebut, tongkang Harbour Jupiter mengalami kerusakan pada struktur sisi kiri. Meskipun demikian, otoritas memastikan tidak ada kebocoran muatan maupun tumpahan bahan berbahaya ke laut.










