“Kelompok dengan inflasi tertinggi berasal dari perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencapai 6,15 persen, disusul makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,87 persen, serta pendidikan sebesar 2,45 persen,” jelas Saichudin.
Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat pergerakan inflasi bulanan (month to month) pada Desember 2025 sebesar 0,28 persen.
Sementara itu, inflasi tahun kalender (year to date) tercatat sama dengan inflasi tahunan, yakni 1,85 persen.
BPS menyebutkan bahwa kenaikan inflasi bulanan ini terutama mendapat pengaruh besar dari pergerakan harga di kelompok transportasi serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
Baca Juga: Inflasi Terkendali 2,04 Persen, Gubernur Ria Norsan Sebut Kalbar Masuk Zona Hijau
Meskipun terdapat kenaikan di beberapa sektor, Saichudin memastikan kondisi harga-harga di pasaran secara umum masih stabil.
“Secara umum, tekanan inflasi Desember 2025 masih terkendali. Kenaikan harga terutama dipengaruhi oleh komoditas kebutuhan sehari-hari dan jasa,” tegasnya.
(*Sari)
















