4. Biji Mentawak: Camilan Gurih Bergizi
Jangan buang bijinya! Sama seperti biji cempedak atau nangka (beton), biji buah Mentawak juga bisa dikonsumsi.
Masyarakat lokal biasanya merebus atau menyangrai biji Mentawak.
Rasanya gurih seperti kacang rebus.
Biji ini merupakan sumber protein nabati dan mineral yang baik untuk pembentukan otot dan kesehatan tulang.
5. Meningkatkan Mood (Perbaikan Suasana Hati)
Buah dari genus Artocarpus dikenal mengandung vitamin B kompleks yang baik untuk sistem saraf.
Selain itu, rasa manisnya yang khas dan aromanya yang harum (namun tidak semenyengat durian) dapat memberikan efek kepuasan psikologis yang meningkatkan mood setelah memakannya.
Bagaimana Rasanya?
Bagi yang penasaran, rasa buah Mentawak sangat unik.
Ia memiliki tekstur creamy seperti mentega, dengan rasa manis yang mirip perpaduan antara labu kuning, nangka, dan sedikit sentuhan pisang.
Kesimpulan: Harta Karun yang Harus Dijaga
Buah Mentawak bukan sekadar camilan hutan. Ia adalah bukti keanekaragaman hayati Indonesia yang kaya nutrisi.
Sayangnya, pohon Mentawak kini semakin sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional, kalah pamor dengan buah impor.
Jika Anda kebetulan menemukannya saat berkunjung ke pedalaman Kalimantan atau Sumatera, jangan ragu untuk membelinya.
Selain merasakan manfaat kesehatannya, Anda juga turut mendukung pelestarian buah lokal yang mulai punah ini.
Baca Juga: Sering Bikin Bingung, 5 Makanan Ini Sebenarnya Buah Bukan Sayur
(*Mira)













