Faktakalbar.id, KETAPANG – Operasi pengamanan lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Kabupaten Ketapang resmi berakhir.
Hal ini ditandai dengan apel penutupan Posko Terpadu Angkutan Nataru yang digelar di pelataran Bandara Rahadi Oesman, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Bupati Ketapang Minta Perusahaan Perbaiki Jalan Tumbang Titi Lewat CSR
Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Rahadi Oesman mencatat keberhasilan signifikan dalam operasi ini.
Fokus utama mereka selama masa padat penumpang tersebut adalah memastikan wilayah Ketapang steril dari ancaman ‘penumpang gelap’ berupa hama penyakit hewan maupun tumbuhan yang berpotensi menyusup melalui barang bawaan.
Lindungi Kedaulatan Hayati
Penanggung Jawab Satpel Bandara Rahadi Oesman, Azizah Rias Sadewi, menegaskan bahwa peran Karantina dalam posko terpadu ini lebih dari sekadar formalitas pemeriksaan dokumen.
Ia menyebut tugas tersebut sebagai bentuk nyata bela negara dalam melindungi kekayaan sumber daya alam hayati.
















