Faktakalbar.id, PONTIANAK — Bank Kalbar terus mempercepat adopsi sistem pembayaran digital di Kalimantan Barat dengan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Langkah ini merupakan komitmen bank daerah tersebut untuk menciptakan transaksi yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat.
Direktur Umum Bank Kalbar, Rokidi, mengungkapkan bahwa pihaknya secara konsisten mengintegrasikan QRIS dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang, khususnya di sektor UMKM dan pameran.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 16.000 mitra merchant yang menggunakan layanan QRIS Bank Kalbar.
“Kami terus memaksimalkan penggunaan QRIS di berbagai acara massal, seperti pameran dan showcase UMKM. Sampai hari ini, jumlah merchant yang sudah terpasang melampaui angka 16.000,” ujar Rokidi dalam konferensi pers, Selasa (6/01/2026).
Baca Juga: Bank Kalbar Bengkayang Edukasi Pelajar SMPN 4 Teriak Pentingnya Menabung Sejak Dini
Kesuksesan ini terlihat dari total nilai transaksi yang sudah menembus angka Rp18,7 miliar. Menurut Rokidi, angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat beralih ke transaksi digital, meski ia mengakui masih ada ruang untuk evaluasi dan pengembangan.
Selain QRIS standar (statis), Bank Kalbar juga mengandalkan QRIS dinamis untuk mempermudah layanan publik, salah satunya pembayaran pajak kendaraan.
















