“Kami hidup dalam masa penuh ketidakpastian,” ujarnya singkat.
Baca Juga: “Dia Memproduksi Kokain”, Trump Peringatkan Keras Presiden Kolombia Gustavo Petro
Meski demikian, sebagian warga memilih tetap tegar menghadapi tekanan ini, mengingat mereka telah hidup di bawah embargo AS sejak 1962. Alfonso menegaskan semangat tersebut.
“Kami sudah bertahan dan berjuang selama 60 tahun dan kami harus terus maju,” pungkasnya.
(*Sari)
















