Laga Sepak Bola Berujung Ricuh, Ratusan Personel TNI dan Brimob Bentrok di Buton Selatan

Suasana kericuhan yang terjadi di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, usai pertandingan sepak bola antara klub TNI dan Brimob, Minggu (4/1/2026). (Dok. Warga)
Suasana kericuhan yang terjadi di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, usai pertandingan sepak bola antara klub TNI dan Brimob, Minggu (4/1/2026). (Dok. Warga)

Faktakalbar.id, BUTON SELATAN – Pertandingan persahabatan sepak bola yang seharusnya menjunjung sportivitas justru berakhir dengan insiden memalukan di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

Ratusan personel TNI dan Polri terlibat bentrokan usai laga yang digelar di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Minggu (4/1/2026) sore.

Baca Juga: Dijaga Ketat TNI, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Kantor PT Laman Mining di Ketapang

Kericuhan bermula tepat setelah peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Situasi yang awalnya kondusif mendadak memanas, memicu aksi saling kejar antara personel Batalyon TP 871 La Maindo dan Batalyon Brimob Pelopor Batauga.

Ketegangan bahkan meluas hingga ke jalan utama di sekitar lapangan.

“Situasi yang awalnya kondusif tiba-tiba memanas hingga terjadi aksi saling kejar dan bentrokan di area lapangan, bahkan kericuhan merembet ke jalan di sekitar lokasi,” ungkap laporan saksi mata.

Warga Panik Ketakutan

Insiden ini memicu kepanikan luar biasa bagi warga sipil yang menonton, termasuk kaum ibu dan anak-anak yang berada di lokasi.

Baca Juga: Polisi Usut Kepemilikan Senjata Api Ilegal dalam Kasus Penembakan Maut di Kapuas Hulu

La Ungga, seorang pedagang setempat, menceritakan bagaimana massa berhamburan menyelamatkan diri saat kericuhan pecah.