Bangun Jembatan Udara, TNI AU Sukses Terbangkan 900 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

Personel TNI AU menggunakan forklift memuat paket bantuan logistik ke dalam pesawat kargo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Hingga Minggu (4/1/2026), total 900 ton bantuan telah diterbangkan untuk korban banjir di Sumatera. (Dokk. HO/Faktakalbar.id)
Personel TNI AU menggunakan forklift memuat paket bantuan logistik ke dalam pesawat kargo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Hingga Minggu (4/1/2026), total 900 ton bantuan telah diterbangkan untuk korban banjir di Sumatera. (Dokk. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Merasa Karier Terhambat, Dokter Asal Sekadau Gugat UU TNI dan ASN ke Mahkamah Konstitusi

Selain itu, helikopter jenis EC-725/H225M dan AS 332 Superpuma juga disiagakan untuk menjangkau wilayah terisolir yang sulit ditembus jalur darat.

Sebaran Titik Distribusi Logistik dari Jakarta diterbangkan menuju sejumlah pangkalan udara (Lanud) dan bandara strategis di sekitar lokasi bencana.

Titik pendaratan tersebut antara lain Lanud Soewondo (Medan), Lanud Sutan Sjahrir (Padang), Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru), Bandara Lhokseumawe, serta Bandara Rembele.

Dari titik-titik hub ini, bantuan kemudian diteruskan ke daerah-daerah terdampak paling parah.

Upaya masif ini diharapkan dapat mempercepat proses penanggulangan bencana serta mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

(ra)