“Hanya versi asli dari karakter-karakter tersebut yang kini berada dalam domain publik seperti halnya Mickey Mouse, Popeye, dan Winnie-the-Pooh,” ungkap para ahli hukum tersebut.
Selain kartun, sejumlah karya sastra juga turut melepas hak ciptanya tahun ini. Di antaranya adalah buku As I Lay Dying karya William Faulkner, The Maltese Falcon karya Dashiell Hammett, serta The Murder at the Vicarage karya Agatha Christie yang merupakan novel debut tokoh Miss Marple.
Karya lain yang masuk daftar mencakup Private Lives karya Noël Coward dan empat buku pertama seri Nancy Drew yang ditulis oleh Mildred Benson dengan nama pena Carolyn Keene.
Baca Juga: Nostalgia Kartun Legendaris, 5 Karakter Unik di Serial Popeye yang Tak Terlupakan
Film dan Musik Klasik
Sektor perfilman juga menyumbangkan judul-judul besar ke dalam domain publik. Film-film tersebut antara lain All Quiet on the Western Front, Cimarron, film pertama Bing Crosby berjudul King of Jazz, film pertama Buster Keaton Free and Easy, serta Anna Christie yang menjadi film bersuara pertama Greta Garbo.
Di dunia musik, empat lagu ikonik karya George dan Ira Gershwin kini bebas hak cipta, yakni I Got Rhythm, I’ve Got a Crush on You, But Not for Me, dan Embraceable You. Lagu legendaris lainnya seperti Georgia on My Mind, Dream a Little Dream of Me, dan Livin’ in the Sunlight, Lovin’ in the Moonlight yang populer di kalangan generasi muda lewat kartun SpongeBob SquarePants juga masuk dalam daftar ini.
Untuk kategori rekaman suara tahun 1925, karya yang kini menjadi domain publik meliputi lagu aktivis hak sipil Nobody Knows the Trouble I’ve Seen, The St. Louis Blues karya Bessie Smith dan Louis Armstrong, serta Yes Sir, That’s My Baby karya Gene Austin.
(*Red)
















