Faktakalbar.id, CARACAS – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela.
Dalam pernyataan mengejutkan tersebut, Trump juga memastikan bahwa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya telah berhasil ditangkap dan dibawa keluar dari negara tersebut.
Baca Juga: Caracas Membara, AS Luncurkan Operasi Militer Sasar Kantor Menhan dan Kilang Minyak
Situasi di ibu kota Caracas dilaporkan mulai hening dalam dua jam terakhir pasca-operasi militer AS tersebut.
Warga memilih untuk tetap bertahan di dalam rumah, sementara saluran televisi pemerintah menyiarkan pesan dari Kementerian Pertahanan yang mendesak masyarakat untuk tetap tenang.
Tudingan Agresi Militer
Merespons situasi genting ini, Menteri Luar Negeri Venezuela, Ivan Gil Pinto, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menyerang fasilitas sipil dan militer di Caracas.
Baca Juga: AS Tingkatkan Tekanan, Pengebom B-52 Kembali Bermanuver Dekat Venezuela
Ia mengutuk keras tindakan Washington tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah agresi militer.
Sebagai langkah responsif atas hilangnya kepala negara dan serangan yang terjadi, pemerintah Venezuela resmi menetapkan status darurat di seluruh wilayah negara.
(ra)
















