Caracas Membara, AS Luncurkan Operasi Militer Sasar Kantor Menhan dan Kilang Minyak

Asap tebal membumbung dari beberapa titik di Kota Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1) dini hari. Pemerintah AS dilaporkan meluncurkan operasi militer dengan menargetkan instalasi strategis di ibu kota tersebut. (Dok. Ist)
Asap tebal membumbung dari beberapa titik di Kota Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1) dini hari. Pemerintah AS dilaporkan meluncurkan operasi militer dengan menargetkan instalasi strategis di ibu kota tersebut. (Dok. Ist)

Carmen Hidalgo, seorang pekerja kantor berusia 21 tahun yang berada di lokasi kejadian, menggambarkan kepanikan warga saat tanah berguncang akibat ledakan.

“Seluruh tanah berguncang. Ini mengerikan. Kami mendengar ledakan dan pesawat… Kami merasa seolah-olah udara menghantam kami,” ujarnya gemetar.

Maduro Serukan Perlawanan Merespons agresi ini, Presiden Venezuela Nicolas Maduro segera memerintahkan implementasi seluruh rencana pertahanan nasional dan mendeklarasikan “status gangguan eksternal”.

Baca Juga: Dapat Laporan Langsung dari Putin, Trump Murka Rumah Presiden Rusia Diserang Drone Ukraina

Pemerintah Bolivarian menyerukan kepada seluruh kekuatan sosial dan politik untuk turun ke jalan menolak serangan yang mereka sebut sebagai tindakan imperialis.

Hingga berita ini diturunkan, Pentagon maupun Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi.

Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang memuncak setelah AS menargetkan kapal-kapal yang diduga penyelundup narkoba dalam beberapa hari terakhir, serta ancaman Presiden Donald Trump yang menyebut opsi serangan ke daratan Venezuela.

(ra)