Perkuat “Mata-Mata” Udara, Prancis Borong Dua Jet Saab GlobalEye Senilai Rp20 Triliun

Pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) Saab GlobalEye saat sedang mengudara. Prancis resmi memesan dua unit pesawat canggih ini senilai US$1,3 miliar untuk memperkuat sistem pengawasan pertahanan mereka. (Dok. Ist)
Pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) Saab GlobalEye saat sedang mengudara. Prancis resmi memesan dua unit pesawat canggih ini senilai US$1,3 miliar untuk memperkuat sistem pengawasan pertahanan mereka. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PARIS – Pemerintah Prancis resmi memperkuat sistem pertahanan udaranya dengan memesan dua unit jet peringatan dini (AEW&C) Saab GlobalEye.

Kesepakatan strategis ini bernilai fantastis, yakni mencapai 12,3 miliar Krona Swedia atau setara 1,3 miliar Dolar AS (sekitar Rp20 triliun), dengan opsi penambahan dua pesawat lagi di masa depan.

Baca Juga: Tensi Memanas! China Kepung Taiwan Lewat Operasi “Misi Keadilan 2025”, 90 Pesawat Tempur Terobos ADIZ

Langkah ini menunjukkan tren peningkatan permintaan negara-negara Eropa terhadap platform pengintaian dan peringatan dini yang andal.

Saab GlobalEye dipilih karena kemampuannya sebagai sistem pengawasan multi-domain canggih yang dapat mendeteksi dan melacak target di tiga matra sekaligus: udara, laut, dan darat secara simultan.

“Saab GlobalEye adalah sistem pengawasan udara multi-domain (AEW&C) canggih yang menyediakan deteksi dan pelacakan target di udara, laut, dan darat secara simultan menggunakan radar Erieye ER (Extended Range) dan sistem misi modern,” jelas spesifikasi pesawat tersebut.

Deteksi Target Siluman

Dibangun di atas platform jet bisnis Bombardier Global 6000/6500, pesawat ini menawarkan jangkauan operasional yang sangat jauh namun dengan biaya operasional yang lebih efisien dibanding pesawat AEW&C tradisional.

Baca Juga: Satu Dekade Mengabdi, Rafale Jadi Kunci Mesir Dobrak Pembatasan Teknologi Militer AS

Keunggulan utamanya terletak pada radar Active Electronically Scanned Array (AESA) Erieye ER yang mampu mendeteksi ancaman “siluman” hingga target kecil seperti pesawat nirawak (UAV) di lingkungan yang sulit.

“Menawarkan jangkauan sangat jauh untuk ancaman rendah hingga tinggi serta target kecil seperti UAV… Radar AESA (Active Electronically Scanned Array) dengan jangkauan extended (ER) untuk deteksi target ‘siluman’ dan kecil,” rinci kemampuan teknisnya.

Solusi Serbaguna

Selain radar utama, GlobalEye juga terintegrasi dengan sensor maritim Leonardo Sea Spray 7500E dan sensor elektro-optik lainnya, menjadikannya solusi serbaguna untuk patroli maritim (MPA), pengawasan darat (JSTARS), hingga misi intelijen (ELINT/SIGINT).

Saat ini, sistem tersebut sudah dioperasikan oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Swedia, serta tengah dipertimbangkan oleh Jerman.