“Melalui lahan percontohan, petani diharapkan tidak hanya mendengar teori, tetapi melihat langsung praktik pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi lahan setempat,” jelas tujuan program ini.
Dengan adanya demplot atau lahan percontohan ini, HKTI Landak berharap adopsi teknologi tepat guna di kalangan petani dapat berjalan lebih cepat, sejalan dengan visi daerah untuk terus memimpin produktivitas pertanian di Kalimantan Barat.
(Ra)
















