Isak Tangis Warnai Penyerahan 27 Remaja Hendak Tawuran, Polisi Beri Sanksi Cukur Rambut dan Tilang

Kapolsek Pontianak Barat, Basuki Arif Wibowo, memberikan arahan kepada puluhan remaja dan orang tua sebelum proses penyerahan di halaman Mapolsek, Senin (29/12) pagi. Para remaja tersebut sebelumnya diamankan karena diduga hendak melakukan aksi tawuran. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kapolsek Pontianak Barat, Basuki Arif Wibowo, memberikan arahan kepada puluhan remaja dan orang tua sebelum proses penyerahan di halaman Mapolsek, Senin (29/12) pagi. Para remaja tersebut sebelumnya diamankan karena diduga hendak melakukan aksi tawuran. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Pengguntingan rambut atas seijin dari para orang tua serta personil KPAD juga dilakukan, sedangkan untuk sepeda motor yang digunakan oleh para remaja tersebut dilakukan penilangan oleh personil Lantas Polsek Pontianak Barat dengan harapan dapat memberikan efek jera,” jelas laporan kepolisian.

Peringatan Keras Kapolsek

Kapolsek Pontianak Barat, Basuki Arif Wibowo, dalam arahannya menekankan agar para remaja tidak lagi terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri dan mengganggu ketertiban umum, seperti tawuran maupun balap liar.

Ia juga meminta para orang tua untuk lebih ketat dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

“Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo… memberikan arahan dan himbauan kepada para remaja serta orangtua agar tidak terlibat dalam perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain… Kapolsek juga mengimbau agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap pergaulan anak-anaknya,” kutip arahan Kapolsek.

Baca Juga: Diduga Hendak Tawuran, 27 Remaja Bersenjata Tajam di Pontianak Barat Diamankan Polisi

Langkah preventif dan pembinaan ini ditegaskan Basuki sebagai komitmen Polsek Pontianak Barat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayahnya.

(Ra)