Banjir Kalsel Berangsur Surut, Ribuan Warga Balangan dan HSS Mulai Bersihkan Sisa Lumpur

Warga dibantu petugas gabungan saat membersihkan sisa lumpur dan material sampah pasca banjir yang melanda pemukiman di Kalimantan Selatan, Minggu (28/12).
Warga dibantu petugas gabungan saat membersihkan sisa lumpur dan material sampah pasca banjir yang melanda pemukiman di Kalimantan Selatan, Minggu (28/12).

Jembatan Putus di Hulu Sungai Selatan

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Banjir yang menerjang pada Sabtu (27/12) akibat curah hujan tinggi kini telah surut.

Sebelumnya, air menggenangi empat kelurahan dan tiga desa yang tersebar di Kecamatan Kandangan dan Loksado.

Berdasarkan kaji cepat BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sebanyak 4.161 jiwa dan 2.946 unit rumah terdampak.

Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan terjadi, yakni satu unit jembatan putus dan satu fasilitas pendidikan terendam.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan tengah berupaya melakukan penanganan darurat terhadap jembatan yang terputus di Desa Tumingki, Kecamatan Loksado.

Putusnya akses ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi bantuan logistik.

Guna memudahkan koordinasi, pengumpulan bantuan sementara dipusatkan di Polsek Loksado. BPBD setempat juga telah mendirikan posko induk di lapangan basket Kandangan untuk memantau situasi terkini banjir Kalsel.

Imbauan Kesiapsiagaan

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi yang masih mengintai selama musim hujan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan tegas kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

BNPB meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir susulan, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Langkah mitigasi mandiri dapat dilakukan dengan memangkas pohon yang rapuh, memeriksa kekuatan struktur bangunan, serta mengamankan dokumen berharga dan elektronik di tempat tinggi.

“Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, masyarakat hendaknya bersiap untuk evakuasi ke tempat yang lebih aman,” bunyi imbauan kesiapsiagaan tersebut.

(*Red)