Tahan Banting di Medan Ekstrem, Pindad Rilis “Armo” Pistol Polimer Pertama Buatan Indonesia

Personel militer sedang menguji keandalan Pistol Armo, senjata genggam berbahan polimer pertama buatan PT Pindad yang dirancang tahan di kondisi ekstrem. (Dok. Ist)
Personel militer sedang menguji keandalan Pistol Armo, senjata genggam berbahan polimer pertama buatan PT Pindad yang dirancang tahan di kondisi ekstrem. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, BANDUNG – Industri pertahanan nasional kembali mencatatkan sejarah baru.

PT Pindad resmi memperkenalkan seri Armo Pistol (V1, V2, dan V3), sebuah inovasi senjata genggam pertama buatan anak bangsa yang menggunakan material polimer.

Baca Juga: Dunia Belum Punya! Pindad dan PAL Rilis Senjata Anti-Drone Pertama dengan Fitur Ganda “Kill”

Langkah ini semakin mengukuhkan kemandirian Indonesia dalam memproduksi alat utama sistem senjata (alutsista) berkualitas global.

Penggunaan teknologi material polimer pada seri Armo memberikan keunggulan signifikan dibandingkan pistol konvensional berbahan baja.

Senjata ini diklaim memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan desain yang lebih ergonomis, namun tetap mempertahankan durabilitas tinggi.

“Penggunaan material polimer ini membuat Armo memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan ergonomis dibandingkan pistol berbahan baja konvensional, tanpa mengorbankan durabilitasnya,” jelas keterangan spesifikasi produk tersebut.

Baca Juga: Modernisasi Alutsista, Ini Deretan Senapan Serbu Andalan TNI Masa Depan

Spesifikasi Tempur

Armo Pistol mengusung kaliber 9×19 mm Parabellum dengan mekanisme double action dan short recoil.

Senjata ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasi di medan tempur yang berat.

Keandalannya telah teruji di berbagai kondisi lingkungan ekstrem, menjadikannya pilihan ideal bagi personel militer maupun penegak hukum yang menuntut mobilitas tinggi.