Arus Libur Nataru, Petugas Evakuasi Penumpang Sakit di Pelabuhan Sukadana

Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi seorang penumpang speedboat yang sakit setibanya di Pelabuhan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (28/12/2025). Pasien langsung dirujuk ke RSUD setempat untuk penanganan medis. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi seorang penumpang speedboat yang sakit setibanya di Pelabuhan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (28/12/2025). Pasien langsung dirujuk ke RSUD setempat untuk penanganan medis. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Di tengah padatnya aktivitas arus mudik dan balik libur Natal serta Tahun Baru (Nataru), sebuah insiden medis mewarnai aktivitas di Pelabuhan Speedboat Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Seorang penumpang yang baru tiba dari perjalanan laut harus dievakuasi oleh petugas gabungan karena kondisi kesehatannya menurun drastis, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga: Aksi Sosial Jelang Natal: Polisi Bagikan Paket Bantuan Sosial di Kayong Utara

Peristiwa tersebut terjadi saat personel Satgas Preventif Operasi Lilin Kapuas 2025 sedang melakukan patroli pemantauan di area pelabuhan.

Petugas mendapati laporan adanya seorang penumpang asal Dusun Satai yang tampak lemas dan membutuhkan pertolongan medis segera setibanya di dermaga.

Merespons kondisi darurat tersebut, petugas kepolisian bersama warga sekitar langsung mengambil tindakan cepat.

Mereka menandu penumpang tersebut dari atas speedboat menuju kendaraan operasional untuk dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Dampak Perbaikan Jembatan Sungai Jambu, Polres Kayong Utara Siagakan Personel Urai Kemacetan

“Tanpa membuang waktu, sejumlah personel kepolisian langsung membantu mengangkat dan mengevakuasi penumpang tersebut… penumpang tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I,” tulis laporan kejadian di lapangan.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari prosedur standar pelayanan masyarakat selama Operasi Lilin Kapuas 2025, di mana fokus petugas tidak hanya pada aspek keamanan kriminalitas, tetapi juga keselamatan dan kemanusiaan.