Cara Menghemat Token Listrik Agar Tidak Cepat Habis

Bunyi alarm dari meteran listrik prabayar ini sering menjadi momok bagi penghuni rumah. Menerapkan kebiasaan hemat energi adalah kuncinya. (Dok. Ist)
Bunyi alarm dari meteran listrik prabayar ini sering menjadi momok bagi penghuni rumah. Menerapkan kebiasaan hemat energi adalah kuncinya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Bunyi alarm meteran listrik yang berisik sering kali membuat penghuni rumah panik, apalagi jika tanggal gajian masih lama. Tagihan listrik yang membengkak memang menjadi salah satu pengeluaran rumah tangga yang paling menguras kantong.

Banyak orang mengira token listrik cepat habis karena tarif naik atau meteran rusak. Padahal, kebiasaan buruk dalam menggunakan alat elektronik sering menjadi penyebab utamanya. Berikut lima cara praktis menghemat token listrik agar awet sebulan penuh.

Cabut Kabel yang Tidak Terpakai

Banyak orang memiliki kebiasaan membiarkan pengisi daya (charger) ponsel atau laptop tetap menancap di stopkontak meski tidak digunakan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor Matic Agar Mesin Awet

Padahal, arus listrik tetap mengalir pada kabel tersebut. Fenomena ini disebut vampire power atau listrik siluman. Biasakan mencabut semua colokan, mulai dari charger, kabel TV, hingga kipas angin setelah selesai menggunakannya untuk mencegah kebocoran daya.

Ganti Lampu dengan LED

Jika rumah Anda masih menggunakan lampu pijar kuning atau lampu neon model lama, segera ganti dengan lampu Light Emitting Diode (LED).

Lampu LED terbukti jauh lebih efisien. Sebagai perbandingan, lampu LED 7 watt mampu menghasilkan terang yang setara dengan lampu bohlam biasa berdaya 60 watt. Penggantian ini bisa memangkas konsumsi energi penerangan hingga 80 persen.