Antisipasi Lonjakan Penumpang, Polda Kalbar Perketat Penjagaan di Pintu Masuk Bandara hingga Pelabuhan

Personel gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan bersiaga di Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna memastikan kelancaran arus mudik di Kalimantan Barat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Personel gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan bersiaga di Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna memastikan kelancaran arus mudik di Kalimantan Barat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Lilin Kapuas Polda Kalimantan Barat memperketat pengamanan di sejumlah objek vital transportasi.

Baca Juga: Wujudkan Natal Damai, Polda Kalbar Perketat Pengamanan di Objek Vital

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus menjamin keamanan di pintu-pintu masuk Kalimantan Barat.

Fokus pengamanan dipusatkan pada tiga titik strategis utama, yakni Terminal Internasional ALBN Ambawang, Pelabuhan Dwikora Pontianak, dan Bandara Supadio Pontianak.

Personel Satgas disiagakan penuh untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif bagi para pengguna jasa transportasi.

Fokus Pelayanan dan Kenyamanan

Kasatgas Humas Ops Lilin Kapuas 2025, AKBP Prinanto, mewakili Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Suseno, menjelaskan bahwa intensitas patroli ditingkatkan untuk merespons potensi kepadatan penumpang.

Baca Juga: Wujudkan Natal Damai, Polda Kalbar Perketat Pengamanan di Objek Vital

“Polda Kalimantan Barat melalui Satgas Ops Lilin Kapuas meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan di seluruh pusat transportasi, baik terminal, pelabuhan, maupun bandara. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang serta menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik,” jelas AKBP Prinanto.

Prinanto menegaskan, kehadiran personel di lapangan tidak semata-mata untuk pengamanan fisik, melainkan juga berorientasi pada pelayanan publik.

Petugas diinstruksikan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan pemudik serta merespons cepat segala bentuk potensi gangguan.

“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, namun juga pelayanan kepada masyarakat, termasuk pemberian informasi dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Sinergi Lintas Sektoral

Selain menempatkan personel, Satgas Ops Lilin Kapuas juga melakukan koordinasi intensif dengan pengelola bandara, pelabuhan, dan terminal, serta instansi terkait lainnya.

Sinergi ini diperlukan untuk memetakan dan mengurai hambatan operasional yang mungkin terjadi selama periode libur panjang ini.

Kegiatan pengamanan ini akan terus berlangsung secara berkelanjutan selama masa Operasi Lilin Kapuas, sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan tertib.

(ra)