Resmi “Pecah Bintang”! Dua Ajudan Presiden Prabowo Promosi Jadi Jenderal

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan keterangan pers. Panglima baru saja melakukan rotasi strategis yang mengantarkan dua ajudan Presiden Prabowo meraih pangkat jenderal bintang satu. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan keterangan pers. Panglima baru saja melakukan rotasi strategis yang mengantarkan dua ajudan Presiden Prabowo meraih pangkat jenderal bintang satu. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan langkah strategis dalam penyegaran organisasi militer tanah air.

Dalam kebijakan mutasi dan rotasi terbaru yang tertuang melalui Surat Keputusan Panglima TNI, perhatian publik tertuju pada dua sosok perwira menengah di lingkaran Istana yang mendapatkan kenaikan pangkat istimewa.

Baca Juga: Modernisasi Alutsista, Ini Deretan Senapan Serbu Andalan TNI Masa Depan

Dua ajudan Presiden Prabowo Subianto, yakni Kolonel Inf. Wahyo Yuniartoto dan Kolonel Pnb. Anton Pallaguna, resmi mendapatkan promosi jabatan yang mengantarkan mereka “pecah bintang” masuk ke jajaran Perwira Tinggi (Pati).

Posisi Strategis di Setmilpres

Berdasarkan keputusan tersebut, Kolonel Wahyo Yuniartoto yang berlatar belakang Komando Pasukan Khusus (Kopassus) akan menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).

Ia dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

Baca Juga: Mahfud MD Sentil Promosi Jabatan Polri: Belum Cukup Syarat Kok Bisa Naik Pangkat?

Sementara itu, rekannya dari matra udara, Kolonel Anton Pallaguna, akan naik pangkat menjadi Marsekal Pertama (Marsma).

Anton didapuk menduduki posisi strategis sebagai Wakil Sekretaris Militer Presiden (Wasesmilpres).

Penyegaran Organisasi

Langkah rotasi ini tidak hanya menyasar lingkaran kepresidenan, melainkan melibatkan ratusan perwira dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Kebijakan ini ditegaskan sebagai prosedur rutin demi menjaga dinamika organisasi dan pembinaan karier prajurit.