Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Perairan Sungai Tengar Ketapang

Petugas kepolisian saat melakukan proses evakuasi jenazah di lokasi penemuan mayat kawasan pantai.
Petugas kepolisian saat melakukan proses evakuasi jenazah di lokasi penemuan mayat kawasan pantai. (Dok. Ist)

“Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kendawangan untuk dilakukan visum,” tambah Kamaruddin.

Baca Juga: Warga Senggiring Gempar, Penemuan Mayat Pria Tergantung di Bekas Gudang Batako

Perkiraan Waktu Kematian

Setelah dilakukan pemeriksaan medis (visum) di Puskesmas Kendawangan, tim medis memperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.

Kondisi fisik jenazah memperkuat dugaan bahwa tubuh korban telah terombang-ambing di perairan cukup lama sebelum akhirnya terhempas ombak ke daratan Pantai Pak Udin.

Sebagai informasi, lokasi penemuan mayat tanpa identitas ini berjarak cukup jauh dari pusat Kota Ketapang, yakni sekitar 75 hingga 80 kilometer.

Akses menuju lokasi membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan darat menggunakan sepeda motor.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Kasus ini telah dilaporkan dan kini ditangani oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih mendalam.

(*Red)