-
Final 2019: Chelsea kalah 3-4 dari Manchester City. Laga ini viral karena aksi Kepa yang menolak diganti oleh manajer Maurizio Sarri.
-
Final 2022: Chelsea menyerah 10-11 dari Liverpool. Kepa menjadi sorotan setelah eksekusi penaltinya melambung jauh di atas mistar gawang.
Kemenangan atas Crystal Palace ini menjadi babak baru bagi Kepa untuk menghapus memori kelam tersebut.
Ia mengaku sangat lega bisa mengakhiri tren negatifnya di babak adu penalti.
Baca Juga: Hasil Tottenham vs Liverpool di Liga Inggris: Drama Dua Kartu Merah, The Reds Menang Tipis 2-1
Tetap Tenang dan Fokus
“Anda harus tetap tenang dan berpikir jernih. Jangan hilang fokus, karena setelah Anda menepis satu tembakan, itu bisa menjadi penentu kemenangan tim,” ujar Kepa kepada Sky Sports usai laga.
Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi Arsenal untuk menghadapi Manchester City dan Chelsea di fase krusial kompetisi. Reuni antara Kepa dan Chelsea di semifinal nanti diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinantikan di penghujung tahun 2025 ini.
(*Drw)
















