“investasi di digital infrastructure fiber yang independen di Indonesia ini juga akan kami padukan dengan investasi Arsari di clean energy atau energi terbarukan yang nanti akan kami bangun di seluruh Indonesia,” tutur Aryo.
Visi ini bertujuan menciptakan ekosistem teknologi yang ditenagai oleh energi bersih.
“AI oleh AI Karya Anak Bangsa running on Arsari Indonesia infrastructure and fiber powered by Arsari clean energy,” sambungnya.
Rambah Aset Digital
Sebagai informasi, Arsari Group merupakan perusahaan investasi multisektor yang telah lama bergerak di bidang agribisnis, energi, pertambangan, hingga perdagangan.
Kini, mereka mulai serius menggarap sektor teknologi dan aset digital.
“Nah kebetulan kami belum lama ini dari Arsari Group mengumumkan investasi kami di Coin perusahaan yang bergerak di bidang aset digital dan stable coin salah satu aplikasinya,” kata Aryo.
Operasional FiberCo
Baca Juga: Prabowo Tunjuk Hashim Djojohadikusumo Pimpin Delegasi RI ke KTT Iklim COP 30 Brasil
Terkait kerja sama infrastruktur AI dan fiber optik ini, Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo dengan nilai valuasi sekitar Rp14,6 triliun. Indosat tetap memegang kepemilikan saham sebesar 45 persen.
Meski belum merinci nama perusahaan pengelolanya, Aryo memastikan FiberCo akan segera beroperasi.
Ia menargetkan operasional penuh akan dimulai pada tahun depan.
(*Sari)












