Faktakalbar.id, YOGYAKARTA – Pemandangan tak biasa mewarnai suasana Sasana Gladhen Kaprajuritan Bangsal Kamandungan Kidul, Keraton Yogyakarta, pada Sabtu (13/12) lalu.
Area yang biasanya identik dengan busana peranakan atau surjan, kali ini dipenuhi barisan prajurit berseragam loreng hijau yang tengah menjalani latihan fisik intensif.
Baca Juga: Resmikan Jembatan Gantung Sekayam, Brigjen TNI Purnomosidi: Solusi Akses Warga Perbatasan
Mereka bukanlah tentara reguler, melainkan 23 Abdi Dalem Kaprajan yang memiliki kualifikasi Komponen Cadangan (Komcad).
Para penjaga tradisi ini tengah mengikuti program Troops Engagement Activities yang digagas Kawedanan Kaprajuritan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat bekerja sama dengan Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Dispsial).
Gembleng Fisik Tanpa Lupa Akar Budaya
Dipimpin langsung oleh Mayor Laut (KH) Bayu Murti, kegiatan ini bertujuan untuk mempertebal loyalitas dan keterlibatan emosional para Abdi Dalem sebagai benteng budaya.
Rangkaian kegiatan dimulai dari apel pengecekan, pembinaan fisik, latihan penyegaran baris-berbaris, hingga ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD).
Mayor Bayu menjelaskan bahwa kehadiran tim psikologi TNI AL adalah bentuk dukungan nyata untuk membangun postur Abdi Dalem yang tangguh.
“Kehadiran Tim Dispsial merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Kawedanan Kaprajuritan dalam membangun postur Abdi Dalem Kaprajan yang tangguh secara fisik, mental, dan karakter, tanpa meninggalkan akar budaya dan filosofi Kraton,” ungkap Mayor Bayu.
Pengalaman Pertama yang Berkesan
Koordinator Abdi Dalem Keprajan berkualifikasi Komcad, Letda KC Guntur Purwito Aji dari Bregada Patangpuluh, menyambut antusias program ini.
Baca Juga: Dikawal TNI-Polri, Ibadah Natal Jemaat GPdI Teluk Melano Berlangsung Khidmat
Menurutnya, ini adalah pengalaman pertama yang sangat berkesan dan strategis dalam memperkuat solidaritas korps Abdi Dalem.













