Baca Juga: Hasil Liga Italia: Cremonese Imbang 1-1 Kontra Udinese, Gol Terracciano Dibalas Nicolo Zaniolo
Oleh karena itu, efisiensi serangan menjadi kunci yang gagal mereka tunjukkan.
Tersingkir dari turnamen ini diakui Rabiot sebagai hal yang sangat menyakitkan bagi seluruh anggota tim.
“Secara pertahanan, kami agak tipis. Sekarang kami harus kembali ke trek,” tambahnya lagi.
Pasca Kekalahan AC Milan dari Napoli, skuat Rossoneri kini dituntut untuk segera melakukan evaluasi total.
Fokus mereka kini beralih sepenuhnya ke kompetisi liga untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Manajemen Milan diharapkan dapat merespons masalah pertahanan ini sebelum bursa transfer musim dingin ditutup.
Tanpa perbaikan yang nyata, ambisi untuk meraih trofi di musim 2025/2026 akan semakin sulit terwujud bagi klub asal kota mode tersebut.
(*Drw)
















