“Peningkatan literasi mahasiswa jadi indikator penting dalam pengembangan dunia akademik kampus. Selain itu, mahasiswa baru memanfaatkan perpustakaan sebagai fasilitas literasi kampus dan ruang diskusi ilmiah sehingga mahasiswa memiliki daya saing dan luaran alumni yang mumpuni kedepannya,” tegas Fida Akhyar.
Hadirkan Praktisi Berpengalaman
Untuk memaksimalkan materi pelatihan, panitia menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya.
Materi disampaikan oleh pegiat literasi dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa, penulis muda dari internal kampus STAI Al-Haudl Ketapang, serta praktisi profesional di bidang penyiaran.
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi para peserta. Fida berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa untuk terus berkarya.
“Dapat memberikan peningkatan edukasi yang menginspirasi gerak mahasiswa dalam menjawab tantangan kedepan dengan mutu dan kualitas yang membanggakan,” harapnya menutup pembicaraan.
















