Fadli Zon Tantang Bukti Peran Soeharto, Warganet Skakmat: Bapak Sendiri yang Resmikan Museumnya

Tangkapan layar dari video kreator konten @ghaniyoseph yang menyandingkan pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan bukti artefak sejarah di Museum Pancasila Sakti. (7/11/2025). (Dok. Instagram/@@ghaniyoseph)
Tangkapan layar dari video kreator konten @ghaniyoseph yang menyandingkan pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan bukti artefak sejarah di Museum Pancasila Sakti. (7/11/2025). (Dok. Instagram/@@ghaniyoseph)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Pernyataan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, yang menyebut tidak ada bukti keterlibatan Presiden ke-2 RI Soeharto dalam peristiwa 1965-1966 menuai respons tajam dari publik.

Ironisnya, bantahan tersebut justru datang dari koleksi museum yang baru saja diresmikan oleh Fadli Zon sendiri.

Baca Juga: Pernyataan Fadli Zon Disebut Lukai Kembali Korban Tragedi Perkosaan Massal 1998

Sebelumnya, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon menantang pihak-pihak yang menyebut Soeharto terlibat dalam dugaan genosida.

Pernyataan ini ia sampaikan untuk menanggapi kritik Guru Besar STF Driyarkara, Franz Magnis Suseno, mengenai kelayakan gelar pahlawan nasional bagi Soeharto.

“Ngga pernah ada buktinya kan? apa faktanya? Ada yang berani sampaikan data dan buktinya?” tegas Fadli Zon pada Rabu, (5/11/2025).

Warganet Tunjukkan Koleksi Museum

Tantangan tersebut langsung dijawab oleh seorang kreator konten Instagram dengan akun @ghaniyoseph pada Jumat (7/11/2025).

Melalui sebuah video, ia memperlihatkan salah satu koleksi di Museum Pancasila Sakti yang secara eksplisit menyebutkan peran Soeharto sebagai pemimpin operasi penumpasan.

Koleksi yang dimaksud adalah sebuah perangkat radio GRC-9 dengan nomor inventaris 124/1KKO/84.