Bukan Sekadar Seremonial, Bahasan Tegaskan Entaskan Kemiskinan Adalah Tanggung Jawab Moral

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan (tengah), memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Pontianak Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Jumat (19/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan (tengah), memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Pontianak Tahun 2025 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Jumat (19/12/2025). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Program penanggulangan kemiskinan tidak boleh berhenti pada penyaluran bantuan sosial semata. Kita harus bergerak ke arah transformasi sosial dan ekonomi keluarga miskin,” ungkapnya.

Hapus Ego Sektoral

Untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan struktural, Pemkot Pontianak mendorong transformasi ekonomi melalui pelatihan wirausaha dan akses permodalan seperti KUR.

Bahasan mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuang ego sektoral dan memperkuat kolaborasi pentahelix.

“Kita tidak ingin warga miskin hanya menerima bantuan, tetapi harus berdaya dan mandiri,” pungkas Bahasan.

(ra)