Faktakalbar.id, PONTIANAK – Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak terus mematangkan persiapan menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Sebagai langkah konkret, unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini menggelar kegiatan peningkatan kompetensi pelayanan publik yang berlangsung mulai tanggal Rabu, (17/12/2025) hingga Jumat (19/12/2025).
Kepala Sub Bagian Umum BPSPL Pontianak, Graziano Raymond, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pegawai dalam memberikan pelayanan prima, sekaligus memenuhi indikator zona integritas.
Untuk memaksimalkan hasil, BPSPL Pontianak menggandeng narasumber eksternal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Kalimantan Barat.
Baca Juga: Raih Skor 77,92, Pontianak Catatkan Nilai Integritas Tertinggi se-Kalimantan
“Kami meminta Kanwil Keuangan itu untuk sharing session bagaimana sih untuk mendapatkan predikat WBBM. Jadi baik itu tips, trik, pengalaman mereka dalam proses penerimaan penghargaan terkait WBBM,” ujar Raymond saat diwawancarai Kamis, (18/12/2025).
Raymond mengungkapkan bahwa BPSPL Pontianak memiliki rekam jejak yang baik dalam reformasi birokrasi.
Pembangunan zona integritas telah dimulai sejak tahun 2017, dan pada tahun 2022 instansi ini sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Sekarang kita sedang menuju wilayah birokrasi bersih melayani atau WBBM. Kita akan menuju ke sana,” tegasnya.
Selain belajar dari instansi lain, BPSPL Pontianak juga melakukan pembenahan internal, seperti penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Sistem Manajemen Mutu, serta peningkatan sarana prasarana pelayanan.
“Harapannya agar komitmen kita bersama untuk pembangunan zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih melayani itu bisa terwujud,” pungkas Raymond.
(*Mira)
















