Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan bahwa sekolah memiliki peran sentral dalam mencetak generasi masa depan yang peduli terhadap kelestarian bumi.
Hal ini disampaikannya saat menyerahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 di Hotel Golden Tulip Pontianak, Kamis (18/12/2025).
Baca Juga: Wagub Krisantus Sambangi Kediaman Gubernur Ria Norsan di Momen Ulang Tahun
Dalam acara tersebut, Ria Norsan memberikan apresiasi kepada 15 sekolah penerima Adiwiyata tingkat Provinsi, 7 sekolah tingkat Nasional, dan 4 sekolah tingkat Mandiri.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah untuk mewujudkan perilaku ramah lingkungan yang nyata.
“Dari sekolah-sekolah inilah kita menyiapkan generasi hijau, generasi sadar iklim, yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi,” ujar Ria Norsan.
Bukan Sekadar Pengakuan
Ria Norsan menjelaskan bahwa esensi dari Sekolah Adiwiyata adalah penerapan kebiasaan positif sehari-hari, mulai dari pengelolaan sampah, sanitasi, konservasi energi, hingga penghematan air.
Nilai-nilai ini diharapkan menumbuhkan empati dan keberanian siswa untuk bertindak demi lingkungan.
Baca Juga: Urai Hambatan Logistik, Gubernur Ria Norsan Prioritaskan Akses Tol Menuju Pelabuhan Kijing
“Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan, tetapi juga amanah yang harus terus dijaga dan diwujudkan melalui perilaku nyata dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” tegasnya.
Apresiasi Terobosan Baru
Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga memberikan apresiasi khusus kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi 53 Pontianak yang mulai berpartisipasi dalam program ini.
Langkah memberikan kategori “Sekolah Rakyat Menuju Adiwiyata” dinilai sebagai terobosan strategis untuk memperluas jangkauan gerakan peduli lingkungan.
“Teruslah berinovasi dan berperan aktif dalam mendukung agenda nasional, termasuk Asta Cita, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Kalimantan Barat,” pesan Ria Norsan kepada seluruh tenaga pendidik yang hadir.
Acara ini turut dihadiri oleh para Bupati/Wali Kota, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta kepala dinas terkait se-Kalimantan Barat yang berkomitmen mendukung keberlanjutan program lingkungan di sektor pendidikan.
(ra)
















