Ribuan Rumah di Jatim, Kalsel, dan Riau Terendam Banjir, BNPB Rilis Data Terbaru

Banjir yang melanda Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (16/12/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id
Banjir yang melanda Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (16/12/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) merilis laporan terkini terkait situasi bencana di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun sejak Selasa (16/12) hingga Rabu (17/12/2025) pukul 07.00 WIB, bencana hidrometeorologi masih mendominasi sejumlah wilayah, khususnya di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Riau.

Baca Juga: Banjir Terjang Kalimantan hingga Jawa, BNPB Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Banjir di Jawa Timur

Di Provinsi Jawa Timur, hujan intensitas tinggi yang disertai jebolnya tanggul memicu banjir di tiga kecamatan Kabupaten Banyuwangi pada Senin (15/12).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mencatat sebanyak 1.506 unit rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

Saat ini, banjir berangsur surut dan tim gabungan fokus pada perbaikan tanggul.

Sementara itu, di Kabupaten Jember, luapan sungai akibat hujan lebat berdampak pada lima kecamatan.

Data mencatat 1.271 rumah terdampak, satu rumah hanyut, satu rusak berat, dan dua rusak ringan. Selain itu, dua jembatan terputus.

Cuaca ekstrem juga dilaporkan melanda Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Insiden ini menyebabkan satu orang luka ringan, serta puluhan rumah dan satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

Banjir di Kalimantan Selatan dan Riau

Beralih ke Kalimantan Selatan, hujan lebat berdurasi lama mengakibatkan banjir di 16 kecamatan Kabupaten Banjar pada Selasa (16/12), yang berdampak pada 289 rumah.

Di Kabupaten Tabalong, luapan sungai merendam tiga kecamatan dengan ketinggian air 20 hingga 70 sentimeter, berdampak pada 820 rumah warga.

Di wilayah Sumatera, tepatnya Provinsi Riau, banjir sempat merendam 80 rumah di Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu.

Namun, per Rabu (17/12), air dilaporkan telah surut. Sedangkan di Kabupaten Siak, banjir setinggi 30 sentimeter masih menggenangi 50 rumah di Kecamatan Sungai Mandau.

Tim gabungan telah melakukan normalisasi parit dan menyiapkan pengungsian.