Faktakalbar.id, TECHNOLOGY – Industri teknologi global tengah menghadapi kondisi tidak stabil setelah meningkatnya kebutuhan memori untuk kecerdasan buatan. Random Access memory (RAM) langka di pasar internasional karena produsen mengalihkan kapasitas produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pusat data Artificial Intelligence (AI).
Produsen memori kini memprioritaskan pembuatan High Bandwith Memory (HBM) untuk server AI, sehingga pasokan Dynamic Random Access Memory (DRAM) dan NAND Flash untuk smartphone, laptop, dan Personal Computer (PC) semakin terbatas.
Kondisi ini berdampak langsung pada kenaikan harga gadget dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Penting Tahu! Apa yang Terjadi Jika Hapus Cache HP Android? Ini Dampak dan Cara Bersihkannya
Lonjakan pembangunan pusat data AI dan maraknya model AI generatif membuat kebutuhan memori meningkat drastis.
















