Terekam CCTV Sempat Lambaikan Tangan, Ini Kronologi Pelajar Tenggelam di Kolam Renang JC Oevang Oeray

Seorang pelajar SMA meninggal tenggelam di Kolam Renang JC Oevang Oeray Pontianak
Seorang pelajar SMA meninggal tenggelam di Kolam Renang JC Oevang Oeray Pontianak. (Dok. Ist)

“Berdasarkan keterangan saksi dan hasil rekaman CCTV, korban sempat terlihat kesulitan berenang dan berusaha meminta tolong sebelum akhirnya tenggelam,” ujar AKP Wagitri, Selasa (16/12/2025).

Detik-detik Kejadian Berdasarkan CCTV

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rekaman CCTV, insiden tenggelam di Kolam Renang JC Oevang Oeray ini berlangsung cukup cepat. Korban terlihat mulai beraktivitas di dalam air sejak pukul 15.05 WIB.

Tiga menit berselang, tepatnya pukul 15.08 WIB, kondisi korban tampak melemah.

Dalam rekaman, korban sempat muncul ke permukaan air sambil melambaikan tangan sebagai isyarat meminta pertolongan, sebelum akhirnya kembali tenggelam.

Pada pukul 15.12 WIB, tubuh korban terlihat sudah berada di dasar kolam.

Upaya penyelamatan dilakukan oleh seorang pelatih renang bernama Muhammad Taufik Hidayat Yuliandra (26) yang berada di sekitar lokasi.

Korban berhasil diangkat dari dasar kolam sekitar pukul 15.18 WIB. Meskipun sempat diberikan pertolongan pertama, korban tidak menunjukkan respons.

Baca Juga: Hilang Sejak Senin, Dua Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Tayan Hilir Ditemukan Meninggal

Pihak Keluarga Menolak Autopsi

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan pihak medis, ditemukan tanda-tanda khas korban meninggal akibat tenggelam (asfiksia).

Polisi juga memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menanggapi kejadian ini, pihak keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Keluarga juga telah menandatangani Berita Acara Penolakan Autopsi dan Berita Acara Penyerahan Jenazah. Jenazah korban selanjutnya langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

(*Red)