Cuaca Tak Menentu, Nahkoda Speedboat Teluk Melano “Diharamkan” Paksakan Berlayar Tanpa Alat Keselamatan

"BMKG prediksi hujan lebat dan petir di Kayong Utara. Nahkoda speedboat Teluk Melano diperingatkan tak memaksakan berlayar tanpa alat keselamatan lengkap."
BMKG prediksi hujan lebat dan petir di Kayong Utara. Nahkoda speedboat Teluk Melano diperingatkan tak memaksakan berlayar tanpa alat keselamatan lengkap. (Dok. Polres Kayong Utara)

Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Potensi cuaca ekstrem yang membayangi wilayah perairan Kalimantan Barat, khususnya Kayong Utara, menjadi lampu kuning bagi aktivitas transportasi laut.

Di Pelabuhan Speedboat Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, para nahkoda dan penyedia jasa angkutan air diperingatkan keras untuk tidak memaksakan keberangkatan jika kondisi alam tidak bersahabat.

Peringatan ini disampaikan personel kepolisian sektor Simpang Hilir yang menyisir area dermaga pada Rabu (17/12/2025) pagi.

Langkah ini diambil menyusul data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir, terutama pada siang hingga sore hari di wilayah pesisir Kayong Utara.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Penumpang Speedboat di Sukadana Wajib Pakai Life Jacket

Dalam interaksi di lapangan, petugas menekankan bahwa keselamatan nyawa penumpang harus di atas segalanya.

Nahkoda diminta tidak hanya mengandalkan insting atau kebiasaan lama, melainkan wajib memantau perkembangan cuaca terkini sebelum lepas tali.

“Kelengkapan alat keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) bukan sekadar pajangan, tapi syarat mutlak pelayaran. Jangan sampai ada armada yang beroperasi tanpa peralatan darurat yang memadai,” tegas petugas di lokasi.

Berdasarkan data cuaca maritim terbaru, meskipun tinggi gelombang terpantau relatif rendah hingga menengah, perubaham cuaca lokal yang mendadak akibat angin dari arah barat patut diwaspadai.