Misi Kemanusiaan Berlanjut, Wamenhan Lepas 25 Personel Satgas Nakes TNI Gelombang V ke Gaza

Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto (kanan), menyalami personel Satgas Nakes TNI Gelombang V dalam upacara pelepasan misi kemanusiaan ke Gaza, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (15/12/2025). (Dok. Kemhan RI)
Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto (kanan), menyalami personel Satgas Nakes TNI Gelombang V dalam upacara pelepasan misi kemanusiaan ke Gaza, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (15/12/2025). (Dok. Kemhan RI)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Komitmen Indonesia dalam memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik di Palestina terus berlanjut.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto secara resmi melepas keberangkatan Satuan Tugas Tenaga Kesehatan (Satgas Nakes) TNI Gelombang V yang akan bertugas di Gaza.

Baca Juga: Norwegia Sumbang Keuntungan Laga Kontra Israel untuk Palestina, Langkah Berani!

Upacara pelepasan digelar di Ruang Palapa Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Senin (15/12/2025).

Satgas Gelombang V ini berkekuatan 25 personel TNI.

Mereka dijadwalkan akan mengemban misi mulia selama empat bulan ke depan di wilayah konflik tersebut sebagai bagian dari misi kemanusiaan internasional.

Kerja Sama Strategis RI-UAE

Pengiriman tenaga medis ini bukanlah langkah yang berdiri sendiri, melainkan kelanjutan dari kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE).

Program ini merupakan realisasi dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang digagas saat beliau masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Baca Juga: Tembus Medan Ekstrem Sumatera, Kemhan Terima Armada Taktis ‘Scorpio Vigar’ dari Agrinas

Dalam pelaksanaannya di lapangan, personel TNI akan berkontribusi langsung memberikan penanganan medis bagi para korban konflik.

Mereka akan ditempatkan pada fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah disediakan dan didukung oleh pihak UAE.

Pesan Profesionalisme

Menutup arahannya kepada para prajurit, Wamenhan Donny Ermawan memberikan penekanan khusus terkait keselamatan dan etos kerja.

Ia menginstruksikan agar seluruh personel senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, menjaga disiplin, serta mematuhi prosedur keamanan yang berlaku selama menjalankan tugas di daerah operasi.

(ra)