Pemulihan Bencana Sibolga, Pemerintah Siapkan Huntap dan Perpanjang Masa Penanganan Darurat

Tim gabungan dari BNPB dan Pemerintah Kota Sibolga saat meninjau lahan relokasi di Bukit Parambunan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban bencana, Minggu (14/12).
Tim gabungan dari BNPB dan Pemerintah Kota Sibolga saat meninjau lahan relokasi di Bukit Parambunan untuk pembangunan hunian tetap bagi korban bencana, Minggu (14/12). Foto: HO/Faktakalbar.id
  • 229 rumah rusak ringan

  • 82 rumah rusak sedang

  • 337 rumah rusak berat

Selain itu, terdapat 2.096 warga yang terpaksa mengungsi di 35 titik pengungsian. Fasilitas umum yang rusak meliputi 11 rumah ibadah, 11 gedung sekolah, 2 jembatan, serta 5 gedung pemerintah.

Baca Juga: Tembus Wilayah Terisolir, BNPB Maksimalkan Jalur Udara dan Darat Salurkan Bantuan Logistik di Sumut

Distribusi Bantuan Logistik

Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan lembaga kemanusiaan seperti LAZISMU Kabupaten Asahan dalam menyalurkan bantuan.

Bantuan yang didistribusikan mencakup sembako, perlengkapan tidur, pakaian, hingga kebutuhan spesifik seperti susu bayi dan perlengkapan sekolah.

“Saat ini, kebutuhan mendesak meliputi pompa air, alat pembalut wanita, gas LPG, serta pakaian dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak SD, SMP, dan SMA. BNPB memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat waktu,” bunyi laporan otoritas terkait.

(*Red)