Demi Dongkrak Penonton Avatar 3, Disney Siapkan Strategi Rilis 4 Trailer Berbeda Avengers: Doomsday

Kolase poster film Avatar Fire and Ash menampilkan karakter Na'vi dan foto Robert Downey Jr memegang topeng Doctor Doom di panggung Comic Con. (Dok. Kolase/Faktakalbar.id)
Kolase poster film Avatar Fire and Ash menampilkan karakter Na'vi dan foto Robert Downey Jr memegang topeng Doctor Doom di panggung Comic Con. (Dok. Kolase/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Disney dilaporkan memiliki rencana ambisius dan unik untuk meningkatkan jumlah penonton berulang (repeat viewings) film Avatar: Fire and Ash di bioskop.

Rencana tersebut melibatkan peluncuran empat trailer berbeda dari film blockbuster Marvel mendatang, Avengers: Doomsday.

Menurut laporan The Hollywood Reporter, Disney berencana merilis empat trailer tersebut selama empat minggu berturut-turut.

Baca Juga: Gandeng Jason Momoa hingga Rapper 50 Cent, Film Live-Action Street Fighter Siap Gebrak Bioskop 2026

Setiap trailer akan tayang di bioskop selama tujuh hari sebelum digantikan oleh versi berikutnya.

Langkah ini diduga dirancang khusus untuk menarik penonton agar kembali duduk di kursi bioskop menyaksikan Avatar: Fire and Ash demi melihat potongan gambar terbaru dari Avengers.

Mengingat Avatar: Fire and Ash dijadwalkan rilis pada 19 Desember, penggemar mungkin akan segera melihat cuplikan perdana Avengers: Doomsday dalam hitungan hari jika laporan ini akurat.

Spekulasi Isi Trailer

Beragam spekulasi bermunculan di kalangan penggemar mengenai isi keempat trailer tersebut.

Beberapa pihak menduga setiap trailer akan berfokus pada tim pahlawan super yang berbeda, seperti The Avengers, Thunderbolts, Fantastic Four, atau X-Men. Namun, ada juga kemungkinan perbedaannya hanya berupa perubahan kecil pada setiap versinya.

Baca Juga: Dijamin Ngakak! 5 Film Komedi Indonesia Terbaik yang Wajib Ditonton Ulang

Tekanan Besar James Cameron

Strategi pemasaran agresif ini muncul di tengah kekhawatiran sutradara James Cameron mengenai performa box office.

Cameron mengakui bahwa biaya produksi film ini sangat besar dan membutuhkan pendapatan fantastis untuk balik modal dan membenarkan pembuatan sekuel selanjutnya.