Dari sisi spesifikasi, Model A diklaim mampu menempuh jarak hingga 220 mil (sekitar 354 kilometer) saat melaju di jalan darat, dan memiliki jangkauan terbang sejauh 110 mil (sekitar 177 kilometer).
Pengembangan teknologi ini memakan waktu hampir satu dekade sejak prototipe pertamanya diperkenalkan pada 2016 dengan dukungan investor, termasuk dari ekosistem Tesla.
Terkait legalitas, kendaraan ini telah mengantongi sertifikasi layak terbang dari Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) sejak setahun lalu.
Minat pasar terhadap teknologi ini terbilang tinggi. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 3.500 pemesanan (pre-order) dengan nilai total estimasi mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp16,6 triliun.
Bagi konsumen yang berminat, satu unit mobil terbang ini dibanderol dengan harga USD 299 ribu atau setara dengan Rp5 miliar.
Baca Juga: Gempa M 7,5 Guncang Jepang, WNI di Hokkaido Kisahkan Detik-Detik Menegangkan: Rumah Bergetar Keras
(*Mira)













