“Integritas tidak bisa ditawar, jangan sekali kali bermain dengan penyimpangan dana Desa dan melanggar regulasi. Pahami regulasi dalam perencanaan pembangunan, lengkapi data serta harmonis dengan semua perangkat desa,” tegasnya.
Kepemimpinan Berani
Lebih lanjut, Alexander berharap masa jabatan delapan tahun para Kades dapat dimanfaatkan untuk membawa kesejahteraan dan kemandirian desa, bukan meninggalkan masalah atau konflik.
Ia mendorong lahirnya pemimpin yang berani melakukan terobosan.
“Harus berani mengambil keputusan, pemimpin yang ragu-ragu akan memperlambat pembangunan. Seorang Kepala Desa harus berani berkata ‘tidak’ terhadap tekanan yang tidak sesuai prosedur,” pungkasnya.
(ra)
















