Faktakalbar.id, PADANG PANJANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat pendampingan penanganan bencana di Sumatera Barat.
Tidak hanya mengaktifkan Pos Pendamping Nasional (Pospenas) di tingkat provinsi, Kepala BNPB juga menginstruksikan pejabatnya untuk terjun langsung memantau pos komando (posko) di tingkat kabupaten dan kota, termasuk di Kota Padang Panjang.
Baca Juga: Tinjau Banjir Aceh Tamiang, Kepala BNPB Pastikan Pembersihan RSUD dan Distribusi Logistik Lancar
Langkah ini terlihat saat perwakilan BNPB hadir memberikan dukungan moril kepada tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) di Kota Padang Panjang pada hari ke-12 operasi, Selasa (9/12).
Apel pagi digelar sebelum operasi dimulai guna memetakan titik target serta memastikan prosedur keamanan bagi personel dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, dan BPBD.
Tantangan Cuaca di Lembah Anai
Operasi yang dipimpin oleh Basarnas ini menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat. Berdasarkan pantauan di lapangan pada siang hari, kawasan Lembah Anai diguyur hujan lebat.
Kondisi ini sempat mengganggu jalannya operasi pencarian di Padang Panjang karena risiko keselamatan personel.
Penanggung jawab BNPB wilayah Padang Panjang, Rudi Supriyadi, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kebutuhan sumber daya di lapangan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan proses pencarian korban yang masih hilang dapat berjalan optimal selama masa perpanjangan.
















