Debit Air Sungai Mengkiang Naik, Polsek Jangkang Gencarkan Patroli Batingsor Antisipasi Bencana

Personel Polsek Jangkang saat melakukan pengecekan debit air Sungai Mengkiang dan memberikan imbauan kepada warga dalam kegiatan patroli antisipasi bencana. Foto: HO/Faktakalbar.id
Personel Polsek Jangkang saat melakukan pengecekan debit air Sungai Mengkiang dan memberikan imbauan kepada warga dalam kegiatan patroli antisipasi bencana. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, SANGGAU – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Jangkang, Kabupaten Sanggau, melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah secara intensif.

Kegiatan yang disebut Patroli Batingsor (Banjir, Puting Beliung, dan Longsor) ini digelar di wilayah Kecamatan Jangkang sebagai langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem yang melanda Kalimantan Barat.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Debit Air Sungai Kapuas Jadi Atensi Aparat di Meliau

Patroli tersebut dipimpin oleh Aipda Ilmansyah didampingi Bripka F. Petriyadi dan Briptu Akri Renaldi.

Tim menyasar sejumlah titik yang dipetakan sebagai lokasi rawan bencana, khususnya di Dusun Balai Sebut, Desa Balai Sebut.

Kawasan ini dikenal rentan mengalami peningkatan debit air sungai secara signifikan saat curah hujan tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan saat cuaca mendung, petugas mendapati adanya perubahan kondisi air. Debit air Sungai Mengkiang terpantau menunjukkan kenaikan dari batas normal.

Meskipun belum sampai meluap ke permukiman, situasi ini dinilai dapat berubah sewaktu-waktu jika intensitas hujan terus meningkat.

Selain memantau sungai, personel kepolisian juga mengecek potensi ancaman angin puting beliung dan tanah longsor.

Beruntung, dari hasil penyisiran, tidak ditemukan tanda-tanda pergeseran tanah maupun kerusakan akibat angin kencang.

Kendati demikian, petugas tetap memberikan peringatan dini kepada warga. Masyarakat yang bermukim di pinggiran aliran Sungai Mengkiang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah antisipasi terhadap risiko banjir dadakan.

Kapolsek Jangkang, Iptu Santoso Herubimo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memastikan kesiapsiagaan warga.

Pemantauan langsung ke lapangan dinilai krusial untuk mendapatkan data situasi terkini.