5. Psikologi Bentuk Bulat dan Warna Cerah
Secara psikologis, manusia terutama anak-anak tertarik pada benda berbentuk bulat karena dianggap aman (tidak ada sudut tajam) dan menyenangkan.
Ditambah lagi, warna-warni balon yang mencolok secara instan memicu pelepasan dopamin (hormon bahagia) di otak kita.
Kehadiran balon memberi sinyal visual yang kuat kepada otak bahwa: “Ini adalah waktu bersenang-senang, lupakan sejenak masalahmu.”
Itulah sebabnya, bahkan orang dewasa pun sering kali merasa jadi anak kecil lagi saat memegang balon.
Balon bukan sekadar karet berisi udara.
Di baliknya, tersimpan sejarah panjang dari eksperimen sains hingga simbol spiritual tentang harapan.
Jadi, saat Anda meniup atau melihat balon di pesta ulang tahun berikutnya, ingatlah bahwa Anda sedang memegang sebuah tradisi yang telah berevolusi ratusan tahun demi menciptakan kebahagiaan sederhana.
Baca Juga: Weekend Ceria! 5 Kartun Legendaris yang Pas Buat ‘Healing’ dan Nostalgia Bareng Keluarga
(*Mira)













